NEWS UPDATE :  

Berita

Pembelajaran Tahun Ajaran Baru Selama Pandemi Covid-19

Resume Pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Penyelenggaraan Pembelajaran selama pandemi covid-19

Prinsip utama: Kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat menjadi prioritas utama.
Tahun ajaran baru tetap dimulai Juli 2020
94% peserta didik, pendidik tendik di daerah zona kuning, merah, oranye, tidak diperkenankan belajar tatap muka (sekitar 483 kab/kota)
6% dari daerah zona hijau, boleh membuka pembelajaran tatap muka hanya dengan protokol kesehatan sangat ketat dengan ketentuan:
Semuanya berdasarkan pertimbangan gugus tugas dengan persetujuan pemda dan persetujuan orang tua agar anaknya diperkenankan pergi ke sekolah.
Sekolah tidak bisa memaksa jika orangtuanya tidak memperkenankan

Untuk yang zone hijau, yang diperkenankan melakukan pembelajaran tatap muka hanya di level SMA/SMK/MA/SMP itupun setelah semua ketentuan di atas dipenuhi
Barulah 2 bulan setelahnya SD/MI boleh dibuka.
Dua bulan setelah tahap SD/MI dibuka, PAUD formal (TK/RA/TKLB) barulah boleh dibuka.
Begitu ada penambahan level risiko naik, maka satuan pendidikan wajib ditutup kembali.

Untuk sekolah berasrama, pada zona hijau masih dilarang melalukan pembelajaran tatap muka selama masa transisi (selama dua bulan)
Daftar periksa kesiapan satuan pendidikan sesuai protokol kesehatan
>>> Toilet bersih, sarana cuci tangan, disinfektan, hand sanitizer
>>> Memakai masker
>>> Thermogun
>>> Guru dan orang tua yang memiliki kormobid tidak diperkenankan masuk
>>> Siswa jika sakit atau keluarganya yang sakit juga dilarang masuk
Harus ada persetujuan dari komunitas/komite sekolah jika ingin membuka sekolah tatap muka (membuat kesepakatan bersama tetap perlu menerapkan protokol kesehatan).

Masa transisi
Di bulan Juli di sekolah zona hijau semua ceklis terpenuhi, namun tidak bisa normal selama dua bulan pertama. Terpenting adalah jumlah kelas. Maksimal 50% dari kapasitas normal siswa di kelas. Harus ada shifting, pembagian jumlah siswa per kelas. Untuk jenjang pendidikan dasar jarak 1,5 meter. 
PAUD maksimal 5 bulan lagi baru dibuka dengan jarak 3 meter per siswa. Maksimal jumlah siswa 5 orang perkelas

Perilaku wajib selama masa transisi (dua bulan pertama), wajib memakai masker, cuci tangan memakai sabun
Kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan olahraga tidak diperkenankan
Kantin tidak boleh dibuka selama masa transisi
Aktivitas siswa yang menimbulkan kerumunan.